Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Akibat Dari Keseringan Onani?

SEHATSEMUA.my.id - Membicarakan aktivitas masturbasi memang tidak ada habisnya. Beberapa ahli mengatakan Onani punya alasan untuk tidak ketinggalan. Meski ada yang mengatakan ada bahaya yang mengikutinya. Apalagi jika Anda gagal mengendalikan dorongan seksual yang berujung pada kecanduan masturbasi. Menurut Times of India, masturbasi dapat merusak hubungan sosial dan membuat orang yang kecanduan merasa tidak nyaman dan merasa bersalah menjalani hidup.

Sindrom ini sering dikaitkan dengan psikopatologi sumbu I, gangguan psikologis yang berperan dalam kecemasan, suasana hati, dan penderita skizofrenia. Dalam sebuah penelitian, kasus sindrom Dhat dialami seorang pria berusia 25 tahun, yang mengeluhkan kelainan medis pada penisnya. Saat memeriksakan diri ke dokter, pria tersebut menduga kelainan penis, ini merupakan Efek Masturbasi.

Sedangkan profil hormonal, tiroid, kadar testosteron serum dan kadar prolaktin, penderita ini tidak menunjukkan adanya kelainan. Dia terserang sindrom skizofrenia, penyakit mental kronis. Sementara pasien secara bertahap mulai merasa tertekan dan cemas. Gangguan skizofrenia membuat konsentrasi sulit, sosialisasi buruk, tidur berkurang dan nafsu makan menurun.

Dia juga diobati dengan tablet olanzapine 25 mg / hari, tablet escitalopram 25 mg / hari dan terapi bitemporal electroconvulsive (ECT) modifikasi yang dapat meredakan depresinya. Sementara itu, aktivitas Onani juga rawan menularkan penyakit menular seksual akibat Human Pappiloma Virus (HPV). Salah satu penyakit yang bisa menular melalui kontak kulit atau benda yang disentuh.


Apakah Efek Berbahaya dari Frekuensi Masturbasi Dapat Tertularkan?

Sedangkan virus HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual (penetrasi) dan hubungan seks non-penetrasi, seperti onani. Pasalnya, saat seseorang melakukan onani, tangannya akan menyentuh alat kelaminnya. Jadi, apakah kita yakin tangan kita bersih? Kata dokter saat jumpa pers terkait Seminar Kesehatan beberapa waktu lalu. Hasil HPV bisa menyebabkan kutil kelamin pada Anda.

Namun, meski kutil bisa diobati, belum ada obat yang benar-benar bisa mematikan virus HPV di tubuh penderitanya. Untuk itu, dokter Andi menyarankan agar seseorang menghindari Onani dan sekaligus mengurangi risiko tertular virus HPV. Saat ini melakukan Onani bukan lagi hal yang aneh atau tabu. Baik wanita maupun pria sering melakukan aktivitas tersebut.

Masturbasi sendiri memiliki arti merangsang, merangsang, dan menikmati ejakulasi oleh tubuh itu sendiri. Masturbasi adalah aktivitas seksual yang dilakukan baik oleh pria maupun wanita secara individu. Anda tidak bisa lepas dari aktivitas Onani, karena itu adalah bagian dari kehidupan. Ada beberapa fakta dan rumor terkait masturbasi. Saya akan memberi tahu Anda apa saja rumor dan fakta tentang Masturbasi.

Onani atau onani merupakan aktivitas merangsang organ-organ vital untuk mendapatkan kepuasan, seperti saat melakukan hubungan intim. Onani atau onani sering dilakukan oleh pria yang belum menikah, tidak terkecuali para olahragawan. Mereka yang tidak memiliki pasangan akan memilih cara onani untuk melampiaskan hasrat seksualnya dibandingkan dengan jajanan dari luar yang tentunya lebih berisiko.

Dari informasi terbaru, memang betul para ahli masih memperdebatkan ada tidaknya efek samping onani atau tidak, namun ada satu fakta yang benar yaitu mengenai dampak negatif masturbasi bagi tubuh manusia. Efek ini membuat tubuh manusia menjadi agak lemah dan kurang bersemangat. 

Melihat dari fakta tersebut akhirnya membuat saya berani menulis artikel tentang dampak negatif / efek onani bagi olahragawan. Penelitian ini jarang membahas masalah seksual pada olahragawan, jadi apa salahnya jika saya coba. Di bawah ini adalah beberapa efek / efek negatif dari onani pada olahragawan, di antaranya:

Apa Saja Efek Negatif dari Frekuensi Masturbasi?

Cepat Lelah

Fakta menunjukkan bahwa orang yang pernah melakukan onani akan merasa sangat lelah, bahkan kebanyakan disertai dengan keinginan yang sangat kuat untuk mengantuk. Hal ini niscaya akan membuat posisi olahragawan yang membutuhkan banyak tenaga mengalami dampak yang sangat signifikan dari masturbasi.

Sedang malas

Entah apa yang menyebabkan kemalasan selalu melanda orang yang melakukan masturbasi. Namun ini benar adanya, karena dari penelitian terhadap 100 orang yang terbiasa onani, terbukti 85% orang tersebut mengalami kemalasan setelah melakukan masturbasi.

Kurang Kuat

Ini adalah kelanjutan dari dampak masturbasi pada awalnya, yaitu membuat Anda cepat lelah. Para ahli berpendapat bahwa dalam melakukan onani, pria membutuhkan energi yang besar seperti halnya saat melakukan hubungan intim. Jadi jangan salahkan jika Anda kekurangan energi, padahal ada kompetisi penting yang harus dilakukan sebagai olahragawan.

Menjadi Percaya Diri

Seorang pria setelah melakukan aktivitas pendewasaan, biasanya akan memberinya rasa bersalah. Ia merasa bahwa kegiatan tersebut tidak baik untuk dilakukan, tetapi sudah terlanjur dilakukan. Rasa bersalah akan menumpuk dan membuatnya menjadi tidak aman. Kurang percaya diri akan berdampak negatif bagi olahragawan.

Kata terakhir saya adalah agar kita dapat memahami apa yang baik dan buruk tentang kita. Jagalah selalu kesehatan tubuh saat masih muda, karena semakin tua sangat berharga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kalian semua, dan saya ucapkan terima kasih sudah membaca. Inilah dampak negatif, efek samping, dan konsekuensi dari seringnya masturbasi pada olahragawan. 

Melihat dampaknya seharusnya memberi kita kesadaran tentang buruknya onani.  Apalagi akibat terlalu sering mengeluarkan sperma akan membuat kita dihinggapi masalah seksual lain seperti ejakulasi dini atau impotensi. Itulah pembahasan yang dapat dijelaskan mengenai Efek Masturbasi, semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Apa Akibat Dari Keseringan Onani?"